artefak
artifact
Ringkasan Singkat
Temuan eksperimental yang tidak mencerminkan keadaan sebenarnya dari suatu fenomena, melainkan hasil dari kesalahan desain, prosedur, atau analisis.
Dalam konteks psikologi dan penelitian ilmiah, artefak merujuk pada hasil penelitian yang menyesatkan atau tidak akurat. Artefak bukanlah cerminan dari variabel yang sedang diteliti, melainkan 'sampah' atau efek samping dari cara penelitian itu dilakukan. Misalnya, jika seorang peneliti terlalu ramah, partisipan mungkin memberikan jawaban yang menyenangkan peneliti (bias eksperimenter), atau jika ruangan tes terlalu bising, hasil tes kecerdasan mungkin rendah bukan karena kemampuan intelektual subjek, melainkan karena gangguan lingkungan.
Terdapat dua pengertian utama:
- Dalam Penelitian: Merupakan konsekuensi dari desain yang cacat, ekspektasi peneliti, atau karakteristik permintaan (demand characteristics) di mana partisipan mengubah perilakunya karena tahu mereka sedang diteliti.
- Dalam Antropologi: Merujuk pada benda buatan manusia, khususnya yang memiliki signifikansi historis atau budaya.
Referensi Yang Bisa Anda Gunakan
- Rosenthal, R. (1966). Experimenter effects in behavioral research. Appleton-Century-Crofts.
- APA Dictionary of Psychology.
Peringatan Sitasi Akademik
Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.